Halaqah Tafsir
DAFTAR AGENDA ]

Halaqah Tafsir bersama Ustadz Abdurrahman Dahlan

Tgl Pelaksanaan : 03/03/2010 - 03/03/2010
Lokasi : Pesantren Bayt al-Quran, dpn Lapangan Pdcabe

Untuk pertemuan ke-9 pada tahun 2010 ini, Halaqah Tafsir akan mengangkat tema Tafsir Maudhu'i tentang "Silaturrahim dalam Pandangan al-Quran". Pada kesempatan kali ini insya Allah akan diisi oleh Ustadz Abdurrahman Dahlan sebagai narasumber. Seperti biasa, acara dimulai dari jam 10.00 sampai 12.00 WIB, di Pesantren Bayt al-Quran PSQ, Perumahan Villa Bukit Raya No. 100, samping Pom Bensin Pertamina depan Lapangan Terbang Pondok Cabe, Ciputat.

Rencananya, akan dihadiri para peserta dari beberapa Majlis Ta'lim sekitar Ciputat, di mana sebagian merupakan peserta lama sedangkan sebagian lagi peserta baru yang diundang khusus oleh panitia atau datang sendiri.                   

Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Wafa' di telp. 021-97943494, atau Edi Junaedi di telp: 021-7421661, faks: 021-7421822, email: info@psq.or.id.



Liputan Kegiatan

Bayt al-Quran PSQ, Ciputat (03/03/2010): Di antara tanda-tanda penghuni surga adalah mereka yang memiliki rasa takut akan azab Allah bila memutuskan silaturrahim di dunia dan takut mendapat perhitungan yang buruk kelak di akhirat. Hal ini disampaikan Prof. DR. Abdurrahman Dahlan, MA, di depan peserta Halaqah Tafsir di Bayt al-Qur’an, Ciputat, Rabu (3/3/2010) lalu.

 

Guru besar Ilmu Tafsir Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta ini menekankan, selain dua hal tadi, yang juga penting adalah orang yang senantiasa sabar mengharap ridha Allah, melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian harta yang dianugerahkan Allah kepada mereka.

 

Menurut Prof. Abdurrahman, rezeki itu bukan semata-mata hasil usaha dan kepintaran kita, tetapi rezeki itu merupakan pemberian Allah. Oleh karena itu, anjurnya, hendaknya kita menjadi orang yang murah dalam hal menginfakkan sebagian harta yang kita miliki di jalan Allah dan dengan cara-cara yang diridhai Allah, baik dengan cara ‘sirr’ atau secara ‘alaniyah’.

 

Halaqah Tafsir kali ini menyuguhkan tema Urgensi Silaturrahim dalam Islam, dihadiri lebih dari 50 orang jamaah setia yang selalu hadir dalam pengajian mingguan ini.

 

Kemudian, menurut Ustadz Abdurrahman, ciri lainnya adalah mereka yang berani membalas keburukan dengan kebaikan. Walaupun membalas keburukan dengan keburukan merupakan hak seperti halnya qishash, tetapi berani membalas keburukan dengan kebaikan adalah ihsan; memaafkan kesalahan orang lain, akhlak Nabi yang mulia yang layak ditiru. [Afdhal]
©2003 pusat studi alquran