[ DAFTAR AGENDA ]
Halaqah Tafsir bersama Ustadz Ridwan Lubis
Tgl Pelaksanaan : 03/02/2010 - 03/02/2010 Lokasi : Pesantren Bayt al-Quran, Villa Bukit Raya Pdcabe
Untuk pertemuan ke-5 pada tahun 2010 ini, Halaqah Tafsir akan mengangkat tema Tafsir Maudhu'i tentang "Disiplin dalam konsepsi al-Quran". Pada kesempatan kali ini insya Allah akan diisi oleh Ustadz Ridwan Lubis sebagai narasumber. Seperti biasa, acara dimulai dari jam 10.00 sampai 12.00 WIB, di Pesantren Bayt al-Quran PSQ, Perumahan Villa Bukit Raya No. 100, samping Pom Bensin Pertamina depan Lapangan Terbang Pondok Cabe, Ciputat.
Rencananya, akan dihadiri para peserta dari beberapa Majlis Ta'lim sekitar Ciputat, di mana sebagian merupakan peserta lama sedangkan sebagian lagi peserta baru yang diundang khusus oleh panitia atau datang sendiri.
Untuk informasi lebih lanjut bisa menghubungi Wafa' di telp. 021-97943494, atau Edi Junaedi di telp: 021-7421661, faks: 021-7421822, email: info@psq.or.id.
Liputan Kegiatan
Pesantren Bayt al-Quran, Ciputat (03/02/2010): “Disiplin dalam al-Quran diistilahkan dengan istiqamah, yang berarti tuntutan untuk senantiasa (konsisten) melaksanakan kebaikan yang diperintahkan Allah”, demikian penegasan Ustadz M. Ridwan Lubis dalam Halaqah Tafsir yang membahas tentang “Disiplin dalam Pandangan al-Quran” di Pesantren Bayt al-Quran PSQ, Komplek Villa Bukit Raya depan Lapangan Terbang pondok Cabe, Ciputat, Rabu (03/02/2010) kemarin.
Sejatinya, menurut guru besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, sikap disiplin lahir dari diri-sendiri seseorang hingga membentuk menjadi sifat (karakter). Nah, dalam prosesnya, melalui tahapan-tahapan yang awalnya menjadikannya sebagai sebuah kewajiban, kemudian menjadi kebutuhan, penghayatan, lalu penikmatan dalam pelaksanaannya. Itu pada tingkat personal, yang bila itu membias pada tingkat kolektif maka akan menjadi sebuah tradisi masyarakat. Inilah sebenarnya yang diharapkan oleh al-Quran (Islam).
Yang tidak kalah pentingnya untuk ditegaskan, kata Ustadz Ridwan lebih lanjut, disiplin dalam konsepsi agama (Islam), tidak berhenti di kehidupan dunia ini, tetapi juga suatu poin amal perbuatan yang akan diperhitungan baik di kehidupan akhirat nanti. Bahkan, sebenarnya disiplin menjadi sifat kedirian seorang muslim dalam melaksanakan semua aspek kebajikan apapun yang diajarkan Allah melalui firman-Nya, al-Quran.
Di akhir ceramahnya, salah seorang Dewan Pakar PSQ ini, mengingatkan bahwa ada tiga kategori orang yang celaka dalam hidupnya, yaitu: Pertama, orang yang mengikuti hawa nafsu; Kedua, orang yang kikir, dan Ketiga, orang yang bangga terhadap dirinya sendiri. [Edi]
|